Gozali's Blog

Kinerja Reksadana Syariah

Hari Kamis, tanggal 4 September yang lalu saya menulis di Twitter tentang Kinerja #ReksadanaSyariah dan mendapatkan respon yang sangat positif. Berikut saya tuliskan kembali dengan penyesuaian dan tambahan.

Saat ini ada sekitar 40an #ReksadanaSyariah (tidak termasuk jenis Terproteksi). Sangat sedikit dibanding total 520an RD (Reksadana) konvensional.

Jadi utk memilih #ReksadanaSyariah sebetulnya lebih mudah karena pilihannya lebih sedikit dibanding konvensional 🙂

Tapi jumlah #ReksadanaSyariah yang lebih dari 40an sudah cukup banyak untuk seorang investor ritel.

Jadi gak ada alasan deh bingung pilih #ReksadanaSyariah karena cukup banyak untuk dipilih, tapi tdk terlalu banyak utk bikin bingung 🙂

Dari awal tahun sampai kemarin, #ReksadanaSyariah Saham memberikan hasil yang terendah 12,28% dan tertinggi 28,58%. Lumayan dong… 🙂

Kalau dihitung setahun, #ReksadanaSyariah tipe Saham paling rendah naik 14,08% dan yang paling tinggi naiknya 29,42%. Lumayan gak sih?

IHSG dari awal tahun sampai kemarin berhasil naik 20,2% tapi #ReksadanaSyariah Saham yang tertinggi bisa naik 28,58%, kalahkan IHSG

Ada 11 #ReksadanaSyariah tipe Saham yang kenaikannya bisa mengalahkan IHSG jika dihitung dari awal tahun sampai kemarin. Keren kan 😉

Tapi kalau dihitung dalam setahun terakhir, hanya ada 2 #ReksadanaSyariah tipe saham yang hasilnya bisa kalahkan IHSG.

Sementara dalam 3 tahun terakhir, ada 5 #ReksadanaSyariah tipe Saham yang bisa kalahkan IHSG.

Sementara IHSG berhasil naik 35% dalam 3 tahun terakhir, ada #ReksadanaSyariah yang bisa naik sampai 48% dalam 3 tahun.

Menariknya adalah… #ReksadanaSyariah yang “menang” dlm jangka pendek (1thn) belum tentu “menang” dalam jangka panjang (3thn/5thn).

Jadi jangan asal pilih #ReksadanaSyariah yg paling tinggi naiknya, tapi pertimbangkan juga periodenya. Mau lari sprint atau marathon? beda.

Kalau dibanding yang konvensional, #ReksadanaSyariah memang masih kalah. Dlm setahun yg konven ada yg naik 50%, yg syariah hanya 29%. Tapi…

Tapi kinerja RD saham konven terburuk dlm 1 tahun cuma 10%, sedangkan #ReksadanaSyariah saham paling kecil bisa 14%.

Itulah tadi yg saya sampaikan pilihan #ReksadanaSyariah yang lebih sedikit kadang bisa lebih baik, karena tidak perlu menghadapi paradoks pilihan.

Paradoks pilihan… makin banyak pilihannya, malah makin bingung milihnya 🙂

Dengan terbatasnya pilihan, makin mudah membuat evaluasinya. Ini berlaku untuk pemilihan #ReksadanaSyariah maupun pilih jodoh #ehhh 🙂

Contoh kasus… Kita punya dana Rp100jt 1 thn lalu, krn bingung investasi dimana lalu masuk deposito saja. Sekarang dananya menjadi Rp105jt.

Kalau berani pilih #ReksadanaSyariah, tapi asal pilih & dapat yg paling jelek… lumayanlah jadi Rp 114jt sekarang.

Kalau pilih #ReksadanaSyariah dengan cermat, dan dapat yg kinerjanya terbaik… maka sekarang dananya menjadi Rp 130jt. Lumayan gak sih?

Kalau pake deposito saja, dana Rp 130jt tadi bisa didapat dalam 5 tahun. Sedangkan dengan #ReksadanaSyariah cukup setahun. Hemat 4 tahun dong 🙂

Banyak followers yang bertanya mengenai cara memikih #ReksadanaSyariah yang tepat, bahkan meminta rekomendasi. InsyaAllah dibahas di lain waktu karena cukup panjang bahasan mengenai pemilihan #ReksadanaSyariah. Dan untuk rekomendasi tentu saja tidak bisa diberikan kecuali kepada klien yang sudah melakukan konsultasi sebelumnya. Bukankah dokter juga tidak bisa memberikan resep tanpa diagnosa pasiennya?

Di toko buku kita bisa temukan mungkin sekitar 5 judul buku mengenai cara berinvestasi dan memilih reksadana dengan baik. Silakan dijadikan sebagai referensi.

Setiap kali bahas mengenai produk keuangan syariah, pasti ada yang bertanya tentang kehalalan. Sederhana saja, sebagai orang awam yang tidak bisa berfatwa. Saya ikuti fatwa para ulama. Dan untuk urusan keuangan, saya berpedoman pada Fatwa dari Dewan Syariah Nasional (DSN).

Kita memang tidak bisa memastikan produk makanan yang kita makan itu halal atau tidak. Makanya kita percaya dengan label halal sebagai referensi. Begitu juga dengan produk keuangan, tidak bisa kita pastikan kehalalannya, maka ikut saja label “syariah” yang diberikan oleh otoritas.

Ada juga yang bertanya dimana bisa membeli #ReksadanaSyariah? Reksadana apapun bisa dibeli langsung ke perusahaan pengelolanya yaitu perusahaan manajemen investasi atau manajemen aset. Dan bisa juga dibeli melalui bank sebagai agen penjualannya.

Sebagai referensi, bagi yang serius ingin tahu produk reksadana apa yang sudah sesuai syariah, dan bank mana saja yang menjualnya. Saya sudah susun daftarnya untuk didownload dengan bebas berikut ini.

Tapi ingat, ini hanya untuk yang serius saja. Yang tidak serius lebih baik tidak perlu download agar tidak mengurangi jatah bandwidht blog ini bagi yang serius.

8 thoughts on “Kinerja Reksadana Syariah

  1. retno yuniarti

    Assalamualaikum
    Pa AG
    Saya mau tanya . Sy sudah baca magnet rejeki. Jujur masih awan mengenai reksadana. Mohon petunjuknya apablila saya memiliki uang sekitar 30 juta sebaiknya saya ikutkan ke reksadana ayariah mana ya . Sebab saat ini dana tersebut sy ikutkan ke deposito.mohon infonya jika ada reff reksadana syariah yg baik kinerjanya.

    Makasih. Oya .

    Thank
    eno

    1. gozali Post author

      Saya tidak leluasa memberikan rekomendasi kecuali kepada klien dan peserta pelatihan. Silakan ikut trainingnya agar lebih jelas dalam memilih reksadananya ya 🙂

  2. testiana widanindri

    maaf pak, saya sudah mencoba daftar sebagai user tetapi gagal terus, tidak ada email konfirmasi yang dikirim ke e-mail saya meskipun sudah saya tulis e-mailnya berulang-ulang..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'