Gozali's Blog

Lebih Cepat, Bukan Lebih Besar

Banyak pengusaha berfikir dengan modal yang lebih besar maka usahanya akan makin maju. Maka yang dicari adalah cara untuk mendapatkan modal tambahan, dan biasanya dengan hutang. Padahal mengembangkan usaha tidak harus selalu dengan menambah modal. Karena kata kuncinya bukanlah memutar uang lebih BANYAK, tapi memutar uang lebih CEPAT.

Jika si A dengan modal 10jt bisa mendapatkan omset 100jt/bulan, dan si B dengan modal yang sama bisa mendapatkan omset 200jt/bulan, maka peer si A bukanlah menambah modal, tapi memutar bisnisnya lebih cepat.
Si A memutar uangnya 10x dalam sebulan, sedangkan si B memutar uangnya 20x dalam sebulan. Kok bisa?

Mari kita pelajari bagaimana aliran uang dalam bisnis. Darimana uang masuk berasal, kapan dan berapa. Ke mana uang keluar dibayarkan, kapan dan berapa.

Uang berputar dari sejak modal di tangan dibelikan bahan baku, berapa lama proses ini? Hitung. Dan cermati bagaimana caranya mempercepat proses ini.

Setelah bahan baku diterima, lalu diolah agar menjadi bahan siap jual. Berapa lama proses produksi ini terjadi? Hitung. Dan cermati bagaimana caranya mempercepat proses ini.

Setelah barang dagangan siap dijual, masuk prosea berikutnya yaitu distribusi dan penjualan. Ukur berapa lama sejak barang keluar dari pabrik/dapur sampai ke tangan konsumen. Berapa lama harus mampir dulu di distributor, agen dan total waktu dalam perjalanan.

Terakhir, walaupun barang sudah terjual, masih belum disebut berputar modalnya jika uang pembayaran belum diterima. Maka proses terakhir adalah penagihan sampai uangnya diterima. Perlu waktu berapa lama? Hitung rata-ratanya.

Dengan mempercepat proses perputaran uang dalam bisnis, maka efeknya akan sama dengan mendapatkan tambahan modal dari luar. Bedanya, ini tanpa perlu repot meminta dan jelas jauh lebih murah biayanya, tanpa riba.

Bukan yang besar mengalahkan yang kecil, tapi yang cepat mengalahkan yang lambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'