Gozali's Blog

Memulai dari Akhir

Banyak orang bertanya invstasi apa yang paling bagus, diantara investasi A atau B, mana yang sebaiknya saya pilih. Asuransi apa yang ssebaiknya diambil. Dahulukan mana antara X atau Y?

Terus terang… saya tidak bisa menjawab semua pertanyaan yang diajukan. Bukan karena tidak faham dengan asuransi, investasi atau perihal hutang yang ditanyakan… yang saya tidak tahu adalah bagaimana sikon yang bertanya, dan apa tujuan yang ingin dicapainya.

Setiap pilihan investasi pasti membawa konsekuensi. Setiap pilian asuransi diciptakan untuk tujuan yang berbeda. Bahkan piroritas mana yang harus dipilih antara A dan B pun hanya bisa dijawab jika si penanya sudah memiliki prioirtas dalam hidupnya.

Mulailah dari akhir… itu yang seharusnya dilakukan sebelum setiap orang menjawab setiap pertanyaan yang tersebut di atas. Apa sih akhir yang ingin dicapai dengan memilih investasi? Apa sih akhir yang ingin dicapai dengan memiliki asuransi? apa sih akhir yang ingin dicapai dari pilihan prioritasnya sekarang?

Dengan mengetahui titik akhirnya, barulah kita bisa tentukan jalan mana yang seharusnya ditempuh. Tak mungkin peta bisa menunjukkan jalan yang terbaik, jika titik akhir atau finishnya belum ditentukan.

Lebih baik investasi emas atau kambing? Property atau reksadana? Sukuk atau unitlink? Kesemua pertanyaan itu tidak mungkin ada jawabannya jika tidak diketahui apa titik akhir yang diharapkan dari yang bertanya. Karena kesemua pilihan tadi punya karakter yang berbeda. Yang kita lakukan bukanlah memilih yang terbaik… tapi memilih yang terbaik untuk setiap tujuan yang berbeda. Maka tetapkanlah titik akhir sebelum bertanya arah jalannya.

Emas itu memberikan kenaikan harga yang sangat bisa diandalkan, tapi tak bisa memberikan hasil terus menerus sebagaimana kambing yang bisa beranak setidaknya setahun 2 kali. Emas cukup dibeli sekali saja di awal, sedangkan kambing harus dibeli bibitnya, lalu diberi makan setiap hari. Pilih yang mana? Tergantung dari titik akhir yang diharapkan.

Property itu harganya bisa naik setiap tahun seperti emas, dan sekaligus juga memberikan hasil rutin dengan disewakan. Tapi itu semua berlaku dengan satu syarat, propertinya terletak di lokasi yang baik. Sedangkan jika lokasinya jelek, hanya pajak dan pemeliharaan yang terus-menerus yang harus dibayar oleh pemiliknya. Beda dengan reksadana yang tak perlu pilih lokasi, bisa dibeli berulang-ulangp produk yang sama dan memberikan hasil kenaikan harga. Pilih yang mana? Tergantung dari titik akhir yang diharapkan pemiliknya seperti apa.

Beli rumah dulu atau beli mobil dulu? Tentukan titik akhirnya terlebih dahulu, baru kita bisa menemukan jawabannya. Apakah ketenangan yang diharapkan dengan memiliki rumah sendiri, atau lebih prioritas mobilitas agar bisa memperbaiki kondisi penghasilan. Pilih titik akhirnya.

Mulailah dari akhir, maka akan kau temukan jawaban kemana harus melangkah. Mulailah dari menetapkan tujuan, maka kau akan tahu hal yang harus dilakukan untuk mencapainya.

One thought on “Memulai dari Akhir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'