Gozali's Blog

Spektrum Mata Wanita

 

Laki-laki dan wanita punya sifat yang berbeda. Salah satunya adalah betapa mata wanita lebih sensitif terhadap perbedaan warna dibanding laki-laki. Bagi laki-laki merah ya merah, biru ya biru. Tapi bagi wanita merah itu ada banyak jenisnya. Merah muda, merah tua, merah marun, merah darah, merah bata, merah hati, dan entah ada berapa banyak merah lainnya. Begitu juga biru, di mata wanita ada banyak sekali biru, biru muda, biru tua, biru donker, biru laut, biru langit, biru telur asin…. Tunggu sebentar, telur asin itu biru atau hijau ya?

Saya ingat beberapa kali kakak-kakak perempuan saya kecewa setelah membeli pakaian yang dikiranya akan cocok dengan pakaian lainnya. “Yah, merahnya gak cocok” atau “waduh birunya gak sama ternyata”. Dan saya Cuma bingung memandang mereka, karena menurut saya merah ya merah dan biru adalah biru.

Maka jangan heran jika seorang istri yang awalnya senang luar biasa bisa beli kerudung biru dengan harga diskon, tapi begitu sampai di rumah malah kecewa karena ternyata warna birunya berbeda dengan gamis yang ada di lemari. Apa yang dilakukan kemudian? Beli gamis lagi dengan warna biru yang sama, tapi kali ini kerudungnya dibawa agar bisa langsung dibandingkan.

Eh, tapi bagaimana nasibnya dengan gamis pertama yang belum ada kerudungnya? Gampang, pergi lagi ke tukang kerudung sambil bawa gamisnya. Cari lagi yang cocok warna birunya. Dan lengkaplah sudah, akhirnya punya dua set gamis dan kerudung berwarna biru yang cocok.

Sebagai suami, mari kita terima saja kenyataan bahwa mata wanita memang lebih sensitif dibandingkan mata kita sendiri. Spectrum warnanya lebih luas sehingga bisa melihat begitu banyak warna dibanding mata lelaki yang terbatas.

Tapi kan jadi boros itu kalau beli pakaian harus punya banyak variasi warna? lemari juga cepat penuh. Begitu keluh para suami.

Ah, tidak perlu khawatir kalau cuma pakaian. Coba bayangkan kalau laki-laki yang punya mata yang lebih sensitif dibanding wanita, bisa lebih boros lagi. Kalau laki-laki yang lebih sensitif terhadap warna, bisa-bisa warna mobilnya harus sama dengan warna bajunya. Bayangkan, berapa luas garasi yang harus dimilikinya… lebih boros lagi kan J

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

'